Cari Apa ?

Sabtu, 09 April 2016

KELEBIHAN MATERIAL BATAKO

BATAKO BETON ( BATATON )

Batako adalah alternatif bahan material untuk dinding terbuat dari campuran semen dengan pasir kasar yang dicetak dengan alat khusus dengan dimensi ukuran lebh besar dari batu bata merah. Material dinding batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara.
Ukuran Batako bervariasi mulai dari yang terkecil berukuran 20x38x15 cm. adapun bangunan yang sering dijumpai menggunakan batu batako adalah pabrik, gudang, pos jaga dan pembuatan pagar



KELEBIHAN BATAKO  :

1)    Tiap meter persegi pasangan tembok, membutuhkan lebih sedikit batako jika dibandingkan dengan menggunakan batu bata, berarti secara kuantitatif terdapat suatu pengurangan.
2)    Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
3)    Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
4)    Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara.
5)    Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
6)    Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
7)    Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
8)    Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
9)    Pemasangan lebih cepat.
10) Upah tenaga kerja lebih murah.
11) Bisa dibuat sendiri dengan mudah dan cepat.
12) Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9–12 .
13) Lebih ringan daripada batu bata merah dan cocok untuk bangunan lebih dari 2 lantai misalkan ruko

Sedangkan menurut Frick Heinz dan Koesmartadi (1999: 97) batako mempunyai beberapa keuntungan:
Pemakaian bila dibandingkan dengan bata merah, terlihat penghematan dalam beberapa segi, misalnya setiap meter persegi luas dinding lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan, sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75%. Berat tembok diperingan dengan 50%, dengan demikian pondasinya bisa berkurang. Bentuk batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi yang cukup banyak, dan jika kualitas batako baik, maka tembok tidak perlu diplester dan sudah cukup menarik.
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan batako untuk bahan bangunan mempunyai beberapa kelebihan. Kelebihan tersebut adalah tiap meter persegi pasangan tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan daripada batu bata, sehingga kuantitatif terdapat penghematan, kelebihan lain apabila pekerjaan rapi tidak perlu diplester.
C. Jenis dan Ukuran Batako
Menururt SNI 03-0349-1989, bata beton atau batako memiliki jenis dan ukuran yang beragam. Menurut bentuknya bata beton dibedakan menjadi bata beton pejal dan bata beton berlubang. Bata beton pejal adalah bata yang memiliki penampang pejal 75% atau lebih dari luas penampang seluruhnya dan memiliki volume pejal lebih dari 75 % volume bata seluruhnya. Sedangkan bata beton berlubang adalah bata yang memiliki luas penampang lubang lebih dari 25% luas penampang batanya dan volume lubang lebih dari 25% volume batas seluruhnya.
Bata beton pejal maupun berlubang dibedakan menurut tingkat mutunya yaitu :
1)        Tingkat mutu I
2)        Tingkat mutu II


3)        Tingkat mutu III
4)        Tingkat mutu IV

Spesifikasi Batako
1.    Ukuran Batako 15 cm x 20 cm x 38 cm.
2.    Jumlah kebutuhan batako per m2 11 bh
3.    Berat jenis batako basah = +/- 1000 kg/m3
4.    Berat jenis batako kering = +/- 950 kg/m3
5.    Tahan terhadap apai selama +/- 4 jam.
6.    Kuat tekan batako +/- 5 N/mm2
7.    Konduktifitas termis batako +/- 0,339 W/mk
Kelebihan Batako dibanding batu bata merah


(Sumber : http://www.rumahbangun.com/, http://sembilanstudio.com/,yogoz.wordpress.com)