BATAKO BETON ( BATATON )
Batako adalah
alternatif bahan material untuk dinding terbuat dari campuran semen dengan
pasir kasar yang dicetak dengan alat khusus dengan dimensi ukuran lebh besar
dari batu bata merah. Material dinding batako ini umumnya dibuat dari campuran
semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang
membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar
batako dari campuran semen, pasir dan batubara.
Ukuran Batako
bervariasi mulai dari yang terkecil berukuran 20x38x15 cm. adapun bangunan yang
sering dijumpai menggunakan batu batako adalah pabrik, gudang, pos jaga dan
pembuatan pagar
KELEBIHAN
BATAKO :
1)
Tiap meter persegi pasangan tembok, membutuhkan lebih sedikit
batako jika dibandingkan dengan menggunakan batu bata, berarti secara
kuantitatif terdapat suatu pengurangan.
2)
Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
3)
Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih
hemat.
4)
Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi
udara.
5)
Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
6)
Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan
potongan.
7)
Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
8)
Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan
air.
9)
Pemasangan lebih cepat.
10) Upah tenaga kerja lebih murah.
11) Bisa dibuat sendiri dengan mudah dan cepat.
12)
Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9–12 .
13)
Lebih ringan daripada
batu bata merah dan cocok untuk bangunan lebih dari 2 lantai misalkan ruko
Sedangkan menurut Frick
Heinz dan Koesmartadi (1999: 97) batako mempunyai beberapa keuntungan:
Pemakaian
bila dibandingkan dengan bata merah, terlihat penghematan dalam beberapa segi,
misalnya setiap meter persegi luas dinding lebih sedikit jumlah batu yang
dibutuhkan, sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Terdapat pula
penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75%. Berat tembok diperingan dengan
50%, dengan demikian pondasinya bisa berkurang. Bentuk batako yang
bermacam-macam memungkinkan variasi yang cukup banyak, dan jika kualitas batako
baik, maka tembok tidak perlu diplester dan sudah cukup menarik.
Dari
pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan batako untuk bahan
bangunan mempunyai beberapa kelebihan. Kelebihan tersebut adalah tiap meter
persegi pasangan tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan daripada batu
bata, sehingga kuantitatif terdapat penghematan, kelebihan lain apabila pekerjaan
rapi tidak perlu diplester.
C. Jenis dan Ukuran Batako
Menururt
SNI 03-0349-1989, bata beton atau batako memiliki jenis dan ukuran yang
beragam. Menurut bentuknya bata beton dibedakan menjadi bata beton pejal dan
bata beton berlubang. Bata beton pejal adalah bata yang memiliki penampang
pejal 75% atau lebih dari luas penampang seluruhnya dan memiliki volume pejal
lebih dari 75 % volume bata seluruhnya. Sedangkan bata beton berlubang adalah
bata yang memiliki luas penampang lubang lebih dari 25% luas penampang batanya
dan volume lubang lebih dari 25% volume batas seluruhnya.
Bata beton pejal maupun
berlubang dibedakan menurut tingkat mutunya yaitu :
1)
Tingkat mutu I
2)
Tingkat mutu II
3)
Tingkat mutu III
4)
Tingkat mutu IV
Spesifikasi Batako
1. Ukuran Batako 15 cm x 20 cm x 38 cm.
2. Jumlah kebutuhan batako per m2 11 bh
3. Berat jenis batako basah = +/- 1000 kg/m3
4. Berat jenis batako kering = +/- 950 kg/m3
5. Tahan terhadap apai selama +/- 4 jam.
6. Kuat tekan batako +/- 5 N/mm2
7. Konduktifitas termis batako +/- 0,339 W/mk
Kelebihan Batako
dibanding batu bata merah
(Sumber : http://www.rumahbangun.com/, http://sembilanstudio.com/,yogoz.wordpress.com)
