Cari Apa ?

Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2016

KESEHATAN DAN KESELAMATAN
( dalam kegiatan industri )




A.   Pendahuluan

“Kecelakan tidak terjadi begitu saja, tetapi kecelakaan itu di buat”

Alasan utama kecelakaan pada konstruksi/pabrikasi adalah ketidakhati-hatian, kesalahan teknis, kesalahan penggunaan alat, reaksi yang salah dari pekerja, dan yang paling penting tidak ada kesadaran yang cukup tentang potensi sumber-sumber kecelakaan.  Lokasi pembuatan terletak dimana orang-orang datang bekerja bersama-sama untuk mendapatkan uang bagi keluarganya. Tempat dimana orang datang bersama-sama untuk hidup haruslah aman; tidak ada pertimbangan ekonomi yang membenarkan kecelakaan. Suatu tragedi besar bagi sebuah keluarga, jika untuk alasan mencegah kecelakaan kerja, tidak ada lagi pemasukan.

Mengetahui sumber potensi dan memperkirakan kecelakaan berarti kita dapat mencegahnya. Ini merupakan tugas pemilik usaha, dan juga pekerja untuk mengetahui sumber-sumber potensi kecelakaan dan mencegahnya sejauh mungkin.

Kejadian berikut ini dapat juga disebut kecelakaan:

1.    Anda tergelincir dan jatuh
2.    Peralatan jatuh di kaki,sehingga menimbulkan cidera
3.    Anda terjatuh dari kursi atau dari tangga
4.    Anda tersiram air panas atau terbakar
5.    Anda keseleo punggung karena mengangkat sesuatu yang berat
6.    Anda mematahkan sesuatu, tetapi anda tidak terluka


B.   Aturan Untuk Mencegah Kecelakaan

1.    Jangan tinggalkan kayu yang dibuang dengan paku yang keluar. Kayu yang tidak terpakai harus dikumpulkan dan disimpan di suatu tempat.
2.    Bengkokkan selalu atau tutup ujung batang besi yang keluar dari beton (mis. ketika memulai usaha anda).
3.    Cegah bahan jangan sampai terjatuh yang dapat mencederai orang lain atau dapat merusak material lain atau produk anda.
4.    Toilet harus disediakan untuk pekerja.
5.    Tempat beristirahat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari dapat dibuat di lokasi. Air minum bersih harus disediakan di tempat istirahat demikian juga di tempat kerja.
6.    Lokasi produksi bukanlah tempat bermain untuk anak-anak. Tentu saja tidak seorangpun anak-anak diijinkan berlari atau bermain di tempat kerja karena sangat berbahaya dan
dapat menyebabkan kecelakaan fatal. Ibu-ibu yang menyusui anaknya harus di tempat istirahat atau di rumah saja.
7.    Mengangkat batako, semen dan bahan bangunan berat lainnya jangan menunduk.
Angkatlah selalu beban dengan punggung lurus.


C.   Mengangkat Benda Berat dengan Benar

Jika panduan untuk penanganan tidak tersedia ingat langkah-langkah berikut ini:
1.    Posisi kaki
Tempatkan kaki selebar pinggul untuk memberi ruang yang lebih besar. Untuk keseimbangan yang lebih baik tempatkan satu kaki di depan benda yang akan diangkat.
2.    Pegangan yang benar
Pastikan pegangan pada pangkal jari dan dan telapak tangan. Ini menjaga beban terkendali dan beban lebih merata keseluruh tubuh.
3.    Lengan dekat dengan badan
Jaga  posisi  lengan  dekat  dengan  badan  untuk  mengurangi usaha  yang dibutuhkan untuk mengangkat dan megurangi kelelahan otot pada lengan dan bahu.
4.    Meluruskan punggung
Jaga  punggung  anda  pada  sudut  kira-kira  15  derajat.  Hal  ini  untuk meminimalisasi pada abdomen dan pastikan tekanan pada rangka tulang punggung. Punggung anda mengambil beban tetapi kaki anda yang bekerja.
5.    Dagu ke dalam
Mudah  untuk  merusak  tulang  belakang  bagian  atas  karena  posisinya dibagian bawah. Untuk menjaga lurus ke atas, Perpanjang leher dan tarik dagu   ke   dalam.   Jangan   letakkan   dagu   di   pundak   karena   akan membengkokkan leher.
6.    Beban badan
Gunakan beban badan untuk memindahkan beban pada posisi mengangkat dan menggeser beban dengan benar. Wanita hamil sebaiknya tidak mengangkat terus menerus beban yang lebih dari 5 kg dan tidak boleh mengangkat yang lebih dari 10 kg.